Kamis, 12 November 2009

Mengisi Waktu Senggang

Waduuuu Sibuk Sekaleee neeee, sampe lama nggak posting habis sibuk sekalee neeee, banyak sekali kerjaan lagi pula sambil kuliah, apa lagi sekarang lagi MID Semester Doá kan saya yaaa biar nilai MID Nilainya Besar ha ha ha hah.
Mana bisa dapet Nilai besar belajar aja nggak pernah he he heh

Oyaaa para pembaca gimana neee trik yang bagus biar nggak bosan dan setiap hari bisa posting di tengah - tengah kesibukan, biar tambah oke gitu .....
udah dulu yaaah posting nya hanya singkat biasa banyak kerjaan he he ehe
cak ke sibukan nian awak sibuk nian ha ha aha
daaaa....
>>>Baca Selengkapnya

Jumat, 14 Agustus 2009

Nokia-Intel Gelontor Komputer Saku

Dua kekuatan bersatu. Vendor ponsel terbesar saat ini, Nokia di kabarkan akan segera merilis komputer saku dengan berkolaborasi bersama intel sang pandawa prosesor. Pada akhirnya, kolaborasi tersebut akan menjawab kekuatan canggih yang kini menjadi kebutuhan. Tak hanya itu, bersatunya dua kekuatan ini juga penting karena akan menjawab upaya intel yang akan meluaskan penetrasinya ke pasar yang lebih menjanjikan.

Adalah x86, chip yang disebut-sebut akan dibenamkan kedalam produk anyar nokia dan intel itu. Namun demikian mereka enggan menyebutkan gadget baru baru tersebut disamakan dengan Mobile Internet Device (MID) yang telah ada saat ini.
Sampai saat ini, intel masih bersemangat bila digandengkan dengan sistem operasi Linux, itu sebagai pengembangan pada Moblin, sebuah distro untuk notbooks dan MID. Baik nokia maupun intel, kediuanya sama-sama mengatakan bahwa mereka akan mengambangkan teknologi untuk digunakan pada proyek platform Moblin dan Maemo. Tentunya ini akan menjadi sebuah inovasi bagi perangkat device Mobile masa depan.

>>>Baca Selengkapnya

Minggu, 26 Juli 2009

Nilai dan Harga Iman

Nilai adalah kemampuan sesuatu membikin sedemikian rupa, sedangkan Harga ‎adalah sejumlah pengorbanan untuk mendapatkan nilai. Contoh beras. Satu liter ‎beras mempunyai kemampuan (bernilai) untuk mengenyangkan tiga orang dalam ‎satu waktu tertentu. Kemampuan (nilai) beras tidak dipengaruhi oleh mau atau ‎tidak mau-nya manusia. Untuk mendapatkan satu liter beras kita harus ‎mengeluarkan sejumlah pengorbanan misalnya sejumlah uang sesuai dengan ‎harga beras tersebut. Pengorbanan disini bukan pada bentuk uangnya tapi pada ‎kerja kita untuk mendapatkan uang tersebut. Jadi Nilai ada pada benda (dalam hal ‎ini beras) dan harga ada pada manusia (bentuk pengorbanannya).
‎ Nilai Iman adalah kemampuan isi Iman menghantarkan manusia membentuk ‎satu tatanan budaya kehidupan yang tangguh. Harga Iman adalah sejumlah ‎pengorbanan yang kita lakukan untuk mendapatkan Nilai Iman. ‎
‎ Seperti telah disinggung di atas bahwa perkataan Iman belum bernilai ‎sebelum digandeng dengan perkataan yang lain. Iman akan bernilai setelah ‎digandeng dengan satu ajaran, seperti dalam surat Al-Baqarah ayat 4 sbb: ‎
Artinya: "(Yang disebut Muttaqin) yaitu yang hidup berpandangan dan bersikap ‎dengan apa yang telah diturunkan menurut sunnah anda (Muhammad) yakni yang ‎sama dengan apa yang telah diturunkan menurut sunnah Rasul-Rasul sebelum ‎anda, dengan mana mereka meyakini tujuan terakhir (Hasanah di dunia dan ‎hasanah di akhirat) dalam keadaan bagaimana pun".‎
‎ Seperti berdasar hadits bahwa Iman adalah Pandangan dan Sikap Hidup, ‎maka yu minuuna bima ungjila ilaika jangan lagi diartikan mereka yang percaya ‎pada penurunan Al Qur'an , tetapi mereka yang berpandangan dan bersikap hidup ‎dengan sesuatu yakni Al-Qur'an yang telah diturunkan menjadi menurut sunnah ‎Rasul (Muhammad) atau Al Qur'an menurut sunnah Rasul . Jadi disini nilai Iman ‎ditentukan oleh ajaran Allah yakni Al-Qur'an menurut sunnah Rasul dan Iman ‎yang demikian disebut Iman yang bernilai Haq. Maka konsekwensinya: wa bil ‎akhirati hum yu qinun akan mencapai satu kesudahan terakhir hasanah fid dunya ‎wa hasanah fil akhirat.‎
‎ Sesungguhnya nilai Iman itu tidak hanya ditentukan oleh Al-Qur'an menurut ‎sunnah Rasul saja, tetapi bisa juga oleh ajaran lain seperti diberitakan dalam surat ‎An-Kabut ayat 52 sbb
Artinya: "Tegaskan (hai Muhamad/Orang Beriman) cukuplah Allah (dengan ‎pembuktian Al Qur'an ms rasul) ini menjadi pemberi kesaksian diantara saya ‎‎(yang hidup berpandangan dan bersikap dengan Al-Qur'an menurut Sunnah Rasul ‎‎) dan kalian (yang hidup berpandangan dan bersikap dengan Dzulumat menurut ‎Sunnah Syayatin). (Allah) yang meng-Ilmu-i segala kehidupan organis - biologis ‎dan kehidupan sosial budaya. Dan mereka hidup berpandangan dan bersikap ‎dengan ajaran Bathil, yaitu mereka yang bersikap negatif terhadap ajaran Allah ‎‎(Al-Qur'an menurut sunnah Rasul-Nya) niscaya mereka yang demikian adalah ‎yang hidup rugi (perusak kehidupan dimana saja pun)". ‎
‎ Jadi nilai Iman disini ditentukan oleh ajaran Bathil dan Iman yang demikian ‎dikatakan Iman yang bernilai Bathil. Maka konsekwensinya ula ika humul ‎khaasiruun niscaya mereka yang demikian adalah yang hidup rugi/perusak ‎kehidupan dimana saja pun.‎
‎ Apa itu ajaran Bathil? Maka berdasarkan surat An-Nisa ayat 51 :‎
Artinya; "Tidakkah kalian melihat mereka yang telah mendapat nasib kehidupan ‎sial dari para Ahli Kitab, mereka hidup berpandangan dan bersikap menurut ‎ajaran Idealisme (Jibti) dan Naturalisme (Thagut) dan mereka berkata kepada ‎yang bersikap negative terhadap ajaran Allah ms Rasul (hidup atas pilihan ‎Dzulumat ms Syayatin) bahwa: dibanding dengan mereka yang hidup ‎berpandangan dan bersikap dengan ajaran Allah ms Rasul-Nya, mereka memiliki ‎system kehidupan yang lebih ilmiah adanya".‎
Ajaran Bathil itu terdiri dari ajaran Jibti (Idealisme) dan Thagut (Naturalisme).‎
‎ ‎
Pembuktian siapa mereka penganut ajaran Bathil sebenarnya perhatikan Surat Al-‎Bayyinah ayat 1 sbb:‎
Artinya: "Orang-orang kafir (yg bersikap negative terhadap ajaran Allah ms ‎Rasul) yang terdiri dari para Ahli Kitab dan musyrikin (yang hidup dualisme ‎dengan zulumat ms Syayatin) tidak akan meninggalkan (ajaran Dzulumat ms ‎Syayatin), sebelum mereka mendapat pembuktian ilmiah (dari Allah ms Rasul-‎Nya)".‎
‎ Jadi berdasar ayat di atas bahwa Jibti = Ahlul Kitab sedangkan Thagut = ‎Musyrikin dan mereka semua adalah golongan Kafir.‎
‎ Dari uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa Al-Qur'an memberikan ‎nilai kepada perkataan Iman menjadi dua golongan yakni Iman Haq dan Iman ‎Bathil. Dimana Iman Haq adalah Pandangan dan Sikap hidup dengan ajaran Al ‎Qur'an menurut sunnah Rasul atau dengan Ajaran Nur sedangkan Iman Bathil ‎adalah Pandangan dan Sikap hidup dengan ajaran Dzulumat menurut sunnah ‎Syayatin atau Ajaran Dzulumat.‎
>>>Baca Selengkapnya

Kamis, 09 Juli 2009

Indonesia Ku

Pemilihan presiden telah berlalu, walau pemenangnya belum tentu pasti, tapi menurut LSI nomor urut 2 sebagai pemenang. Kita sebagai bangsa Indonesia harus bersikap profesional dan jangan terpengaruh oleh hasutan pihak-pihak tertentu. yang pasti lagu dari Coklat ini yang menjadi panduan ne dia

BENDERA
By. Coklat


biar saja ku tak seindah matahari
tapi selalu ku coba tuk menghangatkanmu
biar saja ku tak setegar batu karang
tapi selalu ku coba tuk melindungimu

biar saja ku tak seharum bunga mawar
tapi selalu ku coba tuk mengharumkanmu
biar saja ku tak seelok langit sore
tapi selalu ku coba tuk mengindahkanmu

ku pertahankan kau demi kehormatan bangsaku
ku pertahankan kau demi tumpah darah
semua pahlawan-pahlawanku

* merah putih teruslah kau berkibar
di ujung tiang tertinggi di indonesiaku ini
merah putih teruslah kau berkibar
di ujung tiang tertinggi di indonesiaku ini
merah putih teruslah kau berkibar
ku akan selalu menjagamu
>>>Baca Selengkapnya

Rabu, 24 Juni 2009

Award Persahabatan




waaaaah makasih yaaaa buat Bu Yani atas awardnya... Sekali lagi makasih, semoga sahabat blogger terus berlanjut, lanjutkan ..... he he he he ...
Ne Award Aku berikan kepada Hapia Mesir, Moga makin semangat ngeblog.
>>>Baca Selengkapnya

Rabu, 10 Juni 2009

2,5 Milyar Buat Manohara

Woooow hebat betul Manohara. Setelah wara-wiri di televisi, kini model yang mengaku di sekap oleh pihak Kerajaan elantan ini bersiap memanen euntungan besar.
Konon, kontrak sebesar 2,5 miliar siap diberikan dari rumah produksi Sinemart. Kontrak sebesar itu sebagai bagian dari pekerjaan Mano yang harus dijalaninya bermain sinetron sebanyak 25 episode.
Kontra itu bukanlah satu-satunya pekerjaan yang diterima oleh Nao. Label musik Nagaswara pun sudah berhasil menggaetnya untuk menjadi seorang model video klip ssalah astu grup band yang berada di naungan mereka.
Pesona Manohara tak selesai sampai disitu. Produser berdarah India, Shanker, pun berniat akan menjadikan Mano sebagai pemeran utama dalam film yang bercerita mirip dengan kisahnya. Namun sayang sampai saat ini jalan cerita yang dialami Mano belum selesai.
Sementara itu, Mano yang ditemui usai syuting Plylist enggan mengomentari mengenai banyaknya tawaran yang menghinggapinya. Saat ni Mano mengaku akan lebih berkonsentrai dalam kasus hukum yang sedang di hadapinya.
>>>Baca Selengkapnya

Pasang Banner Anda Disini

Komentar Terakhir